a. Dasar
Darah diencerkan dengan larutan asam lemah, yang menyebabkan sel-sel erotrosit hemolisis serta darah menjadi encer, sehingga sel-sel leukosit mudah dihitung.
b. Peralatan :
1. haemocytometer
- bilik hitung
- pipet leukosit
- pipet eritrosit (untuk menghitung eritrosit)
Bilik Hitung adalah bilik hitung Neubauer Improve atau Burker karena mempunyai daerah perhitungan yang luas.
burker : luas seluruh bilik : 3x 3 mm2. di dalam bilik terdapat :
- kotak besar : 1 x 1 mm2
- kotak sedang : 1/5 x 1/5 mm2
- kotak kecil : 1/20 x 1/20 mm2
Neubauer Improve : luas seluruh bilik 3 x 3 mm2. tinggi/dalam 0,1 mm. di dalam bilik terdapat :
- kotak besar : 1 x 1 mm2
- kotak sedang ada 2 macam :
- di tengah : 1/5 x 1/5 mm2
- di empat sudut : 1/4 x 1/4 mm2
- kotak kecil : 1/20 x 1/20 mm2
pipet leukosit didalamnya terdapat bola berwarna putih, mempunyai garis 0,5 - 1 - 11
2. kaca penutup
3. mikroskop
c. Larutan pengencer yang dapat digunakan salah satunya larutan truk
- asam asetat glacial 2 ml
- gentian violet 1 ml
- aquades 100 ml
d. Spesimen
Darah vena atau darah kapiler
e. Cara Kerja
- Bilik hitung dicari dengan menggunakan mikroskop, cari kotak sedang di tempat ujung bilik hitung
- hisap darah dengan pipet leukosit sampai angka 1 (pengenceran = 10x) atau sampai angka 5 (pengenceran = 20x)
- hapus darah yang melekat pada ujung pipet
- kenudian dengan pipet yang sama hisap larutan truk sampai angka 11
- campur (kocok) secara horisontal
- buang tetesan pertama
- tuangkan dalam bilik hitung yang telah ditutup dengan kaca penutup dan diletakkan di mikroskop
- lakukan perhitungan sel leukosit dengan perbesaran obyektif 10 atau 40 x.
f. Perhitungan
jumlah leukosit = |
|
g. Nilai Normal menurut Dacie
- dewasa pria : 4 - 11 ribu/mmk
- dewasa wanita : 4 - 11 ribu/mmk
- bayi : 10 -25 ribu/mmk
- 1 tahun: 6 - 18 ribu/mmk
- 12 tahun : 4,5 - 13 ribu/mmk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar