a. Dasar
Darah dicampur dengan karutan brilliant cresyl blue atau larutan new methylene blue, lalu dibuat sediaan apus dan jumlah retikulositnya dihitung di bawah mikroskop. Jumlah retikulosit dihitung per 1000 eritrosit dan dinyatakan dalam %.
b. Peralatan dan Pereaksi
- pewarnaan retikulosit dapat dilakukan dengan salah satu cat berikut:
- larutan new methylene blue :
- Natrium Klorida 0,8 gr
- Kalium Oxalate 1,4 gr
- New methylen blue 0,5 gr
- aquadest 100 ml
- larutan brilliant cresyl blue :
- brilliant cresyl blue 1,0 gr
- Na sitrat 20 ml
- Natrium Clorida 0,85% 80 ml
- larutan new methylene blue :
- saring kedua cat tersebut sebelum digunakan
- kaca obyek
- tabung reaksi kecil
- pipet pasteur atau tabung mikrohematokrit
- mikroskope
c. spesimen
darah kapiler , darah EDTA atau darah segar
d. Cara Kerja
- ke dalam tabung reaksi kecil tetskan 2btetes larutan brilliant cresyl blue dalam natrium citrat atau new methylene blue.
- tembahkan 4 tetes darah, campurkan baik-baik dan biarkan selama15 menit agar pewarnaan sempurna
- inkubasi 37 derajat Celcius selama 15 menit, tabung tersebut kocok sekali lagi dan ambil setetes dengan pipit pasteur untuk dibuatn sediaan darah apus. Keringkan di udara dan periksalah dengan mikroskop.
- periksalah dengan perbesaran obyektif 100 kali. Carilah daerah yang cukup tipis di mana eritrosit tidak membuat reuleaux. Eritrosit biru muda dan retikulasit akan tumpak sebagai sel yang mengandung granula / filament biru. Bila kurang jelas bisa di counterstain (dicat lagi) dengan cat wright
- hitung dalam 1000 eritrosit dengan mempersempit lapangan pandang (letakkan kertas dengan lubang di dalam okuler)
e. Perhitungan
jumlah retikulosit = |
| x 100 % |
g. Nilai Normal Dacie ; 0,5 - 1,5 %
Tidak ada komentar:
Posting Komentar