Di setiap perjalanan aku selalu menemukan jalan yang berbeda, aku selalu menemukan jalan yang setapak dan terjal dengan di iringi kerikil tajam yang terasa menyakitkan, jalan yang berbukit semakin memebuatku lelah berjalan, namun aku takkan lelah mencari apa yang aku cari dalam hidupku, sebelum hidupku berhenti aku akan terus berjalan dengan seiring waktu.
Di setiap perjalanan aku tak menemukan seseorang untuk mendampingiku, setiap aku bertemu seseorng entah kerabat dekat, mereka selalu datang dan pergi, yang pada akhirnya aku sendri lagi untuk melanjutkan perjalanan hidupku, lalu aku melanjutkan perjalananku yang masih panjang, selalu dengan jalan yang tak pernah mulus.
Aku selalu berdoa di setiap aku pergi dan menghadapi hari,bulan, dan tahun baru agar aku segera dapat kebahagiaan yang aku cari selama ini, belum juga aku menemukan seseorang untuk menemani di perjalanan hidupku, aku ingin ketika aku menemukan seorng teman aku sangat berharap dia mamapu memberiku semangat di saatku terluka, dan terjatuh sakit, mau menerima sikap sifat apa yang ada dalam diriku.
Ketika aku sudah sangat merasa lelah dan jengah, aku melihat seseorng laki-laki yang juga sama sepertiku mencari sesuatu yang pernah hilang dalam hidupnya, namun dia lebih dulu berjalan dari pada aku, apa salahnya jika aku menyapa dan bertanya sampai kapan aku harus melewati perjalanan yang panjang ini.
Aku bertanya padanya apa yang dia cari dalam perjalanan ini, diapun menjawab bahwa dia sedang mencari bahgia untuk hidupnya, akupun bertanya kembali padanya apakah dia hanya sendiri, dia menjawab ke dua kalinya ,dulu dia tak sendiri dulu ada seseorang yang pernah lama menemani dia dalam perjalanan ini, akupun masih ingin tau lbh jauh,mengapa sekarang di sendiri, dia menjawab orang yang dulu itu lebih dulu meninggalkannya setelah dia menemukan jalan yang mulus dan tak ada kerikil ataupun lubang sedikitpun.
Setelah aku mengetahui ceritanya aku sedikit bercermin dari dia bahwa dia akan terus mencari kebahgiaan dalam hidupnya, teman yang pernah ada dalam hidupnya pernah sangat berarti.
Akhirnya aku dan dia bersepakat untuk mencari kebahagiaan bersama di situlah aku mulai tersenyum setelah aku di tinggal oleh beberapa teman dan juga pernah melewati jalan yang begitu terjal,
aku dan dia semakin akrab dan berbagi beban,rasa duka,dan bahagia.
Saat ini hanya dia yang mampu membuatku tersenyum, aku mendapatkan banyak hal dari dia, saat dengannya aku abru bisa merasakan sebagian kecil dari yang namanya bahagia, aku selalu semangat melewati hari bersamanya, aku tak berharap tinggi dalam perjalanan bersamanya, aku juga belum yakin bahwa dia orang terakhir untuk menemani dalam hidupku.
Yang aku bisa rasakan aku hanya bisa menjalaninya dengan baik, menjaga persaannya, namun mustahil jika ku tak pernah membuatnya terluka, karna saat itu aku ingin membuatnya bahagia namun ternyata caraku yang salah, saat aku ingin memeberi yang terbaik bagianya ternyata caraku memebuatnya tersinggung.
Namun ada saja jalan dimana aku dan dia dapat memecahkan masalah.
Aku terus mencoba memahami dia, aku juga berharap seseorng itu bisa membriku kelembutan yang pernah aku bayangkan sebelumnya.
Aku dan dia akan mencari kebahagiaan bersama dalam hidup ini entah sampai kapan kita bisa bersama-sama namun yang terpenting adalah apa yang pernah aku dapat dari dia akan menjadi hal yang berguna untuk dimasa depanku, aku juga bisa bercermin dari segala pengalaman darinya.
Aku tak perduli dengan apapun ayng pernah aku lihat dan aku temui, aku merasa nyaman dengannya saat ini, meski rumput tetangga dilihat lebih hijau namun rumput yang aku tanam tenyata masih bisa bertahan.
Aku mulai menjauhi hal-hal yang munkin bisa meninggalkan dia dan membuatnya terluka, birlah jika memang dia meninggalkanku, dari pda aku yang pergi meninggalkan dia karna hal yang aku tak bisa menerima kekurangannya.
Sungguh aku takut menghianati dia, aku takut bila aku berdusta.
Akan ku cari terus bahgiaku dengannya, meski dengan cara yang berbeda.
Aku = IKE WULANDARI ( MENCARI BAHAGIA )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar