GEJALA
Gejala pembekuan darah didasarkan pada dimana bekuan darah terdapat:• Pada paru-paru, gejalanya adalah sakit dada yang tajam, detak jantung yang cepat,
batuk yang diwarnai darah, napas pendek dan demam ringan
• Pada lengan atau kaki, gejalanya adalah gangguan penglihatan, lemah, penurunan cara
• Pada lengan atau kaki, gejalanya adalah gangguan penglihatan, lemah, penurunan cara
berbicara, pembengkakan dan sedikit warna kebiruan. Jika terdapat di pembuluh
darah, akan menyebabkan pembengkakan dan lebam.
• Pada otak, gejalanya adalah gangguan penglihatan, lemah, penurunan cara berbicara,
• Pada otak, gejalanya adalah gangguan penglihatan, lemah, penurunan cara berbicara,
menyebabkan stroke atau kejadian ketidak cukupan suplai darah ke otak untuk
sementara waktu.
• Jantung, gejalanya adalah rasa sakit pada dada karena serangan jantung. Bekuan
• Jantung, gejalanya adalah rasa sakit pada dada karena serangan jantung. Bekuan
darah terbentuk pada jantung juga dapat terbawa menuju organ lain atau arteri
tubuh. Kondisi yang dapat menyebabkan bekuan darah yang terbentuk di dalam
jantung antara lain gangguan pada katup jantung, serangan jantung sebelumnya, atrial
fibrillation dan kegagalan jantung.
Perut, gejalanya adalah sakit yang parah pada area bagian perut, muntah dan/atau
Perut, gejalanya adalah sakit yang parah pada area bagian perut, muntah dan/atau
diare.
Kondisi tertentu yang menyebabkan bekuan darah antara lain:
• Platelet merupakan sel darah khusus yang menggumpal untuk membentuk “sumbatan”,
Penyebab & Faktor Risiko
PenyebabKondisi tertentu yang menyebabkan bekuan darah antara lain:
• Platelet merupakan sel darah khusus yang menggumpal untuk membentuk “sumbatan”,
membantu untuk menghentikan pendarahan.
• Faktor yang menyebabkan membekunya darah adalah protein di dalam darah yang
• Faktor yang menyebabkan membekunya darah adalah protein di dalam darah yang
terkait, sepanjang platelet menyusun pembekuan.
• Kerusakan pada endothelial – kerusakan pada jalur pembuluh darah dan jantung dapat
• Kerusakan pada endothelial – kerusakan pada jalur pembuluh darah dan jantung dapat
menentukan dimana bekuan darah terbentuk.
• Lambatnya aliran darah atau pergolakan aliran darah akan mempengaruhi terbentuknya
• Lambatnya aliran darah atau pergolakan aliran darah akan mempengaruhi terbentuknya
bekuan darah.
Faktor risiko
Beberapa faktor yang dapat memperbesar risiko terjadinya pembekuan darah antara lain:
• Atherosclerosis
• Tekanan darah tinggi
• Serangan jantung atau stroke sebelumnya
• Gangguan pada katup jantung
• Kegagalan jantung
• Trauma pada pembuluh darah, sebagai contoh akibat kecelakaan, operasi atau terbakar
• Meningkatnya kadar platelet dikarenakan kekacauan genetik
• Infeksi
• Pembengkakan pada usus
• Kehamilan
• Gangguan sistem imun
• Kanker tertentu
• Masalah pada vascular
• Ketidak aktifan tubuh
• Gangguan pada gunjal
Sebagai tambahan, gaya hidup berikut ini dapat meningkatkan risiko:
• Merokok
• Obesitas (lebih dari 10kg kelebihan berat badan)
• Lemah dalam berolahraga
• Penggunaan pil KB, khususnya jenis yang berdosis tinggi
• Esterogen dosis tinggi, atau terapi pengganti hormon
• Duduk pada satu posisi untuk waktu yang lama (seperti ketika di dalam pesawat)
Pencegahan
• Pasien yang diketahui dengan kondisi cardiovascular, seperti atherosclerosis, tekanan
Faktor risiko
Beberapa faktor yang dapat memperbesar risiko terjadinya pembekuan darah antara lain:
• Atherosclerosis
• Tekanan darah tinggi
• Serangan jantung atau stroke sebelumnya
• Gangguan pada katup jantung
• Kegagalan jantung
• Trauma pada pembuluh darah, sebagai contoh akibat kecelakaan, operasi atau terbakar
• Meningkatnya kadar platelet dikarenakan kekacauan genetik
• Infeksi
• Pembengkakan pada usus
• Kehamilan
• Gangguan sistem imun
• Kanker tertentu
• Masalah pada vascular
• Ketidak aktifan tubuh
• Gangguan pada gunjal
Sebagai tambahan, gaya hidup berikut ini dapat meningkatkan risiko:
• Merokok
• Obesitas (lebih dari 10kg kelebihan berat badan)
• Lemah dalam berolahraga
• Penggunaan pil KB, khususnya jenis yang berdosis tinggi
• Esterogen dosis tinggi, atau terapi pengganti hormon
• Duduk pada satu posisi untuk waktu yang lama (seperti ketika di dalam pesawat)
Pencegahan
• Pasien yang diketahui dengan kondisi cardiovascular, seperti atherosclerosis, tekanan
darah tinggi, gangguan pada katup jantung, kegagalan jantung, atrial fibrillation,
pemekaran pembuluh dan aneurisma. Kondisi ini membutuhkan pengobatan yang tepat,
yang sering termasuk obat anti pembekuan darah.
• Pasien yang menjalani operasi, khususnya setelah dalam waktu yang lama tidak
• Pasien yang menjalani operasi, khususnya setelah dalam waktu yang lama tidak
bergerak, membutuhkan obat anti pembekuan darah dengan jenis yang spesifik dalam
waktu satu atau dua hari menjelang operasi, dan juga sering diberikan kaus kaki
pendukung untuk dipakai dengan segera saat dan/atau setelah operasi.
• Penumpang pesawat (penerbangan jarak jauh) dapat mengambil manfaat dari aspirin
• Penumpang pesawat (penerbangan jarak jauh) dapat mengambil manfaat dari aspirin
dan kaus kaki pendukung, tapi pencegahan terbaik adalah memiliki cukup air dalam
tubuh dan bergerak secara rutin.
• Pasien dengan trauma fisik tertentu harus secara teliti diamati mengenai terbentuknya
• Pasien dengan trauma fisik tertentu harus secara teliti diamati mengenai terbentuknya
bekuan darah, khususnya pada pasien yang diketahui memiliki kanker atau beberapa
gangguan sistem imun tubuh.
• Kehamilan juga merupakan periode dengan risiko yang tinggi, tapi kecurigaan yang
• Kehamilan juga merupakan periode dengan risiko yang tinggi, tapi kecurigaan yang
sama juga harus diperhatikan pada pasien yang menggunakan pil KB, khususnya jika
dikombinasikan dengan pemekaran pembuluh darah dan merokok.
• Secara umum, menjaga berat badan, tidak merokok dan olahraga rutin bermanfaat
• Secara umum, menjaga berat badan, tidak merokok dan olahraga rutin bermanfaat
bagi setiap orang. Pasien yang berusia di atas 50 tahun sering menggunakan aspirin
untuk alasan lain, dan ini dapat juga membantu mencegah pembekuan.
-dpn.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar